Interpretasi USG Abdomen pada Berbagai Kegawatdaruratan di Layanan Primer

NUSINDO TRAINING CENTER
Penyedia Pembelajaran:NUSINDO TRAINING CENTER
Interpretasi USG Abdomen pada Berbagai Kegawatdaruratan di Layanan PrimerWebinar
Menengah
1+
Spesifik Keprofesian
3+
Kuota 1.000 Peserta
0
300 Peserta Terdaftar
Online
Berbayar

Tentang Webinar

Layanan kesehatan primer memiliki peran vital dalam sistem kesehatan, terutama karena menjadi kontak pertama pasien dengan sistem medis. Di Indonesia, layanan kesehatan primer seperti Puskesmas, klinik, dan praktik dokter umum merupakan fasilitas yang paling sering diakses oleh masyarakat, terutama di daerah pedesaan atau wilayah terpencil. Dokter dan tenaga medis di layanan primer harus mampu menangani berbagai keluhan pasien secara cepat dan efisien, termasuk keluhan yang bersifat kegawatdaruratan. Salah satu area kegawatdaruratan yang sering ditemui di layanan primer adalah kegawatdaruratan abdomen. Kegawatdaruratan abdomen adalah kondisi yang memerlukan penanganan cepat, di mana keterlambatan diagnosis dan tindakan medis dapat berakibat fatal. Beberapa kondisi darurat yang sering terjadi di area perut antara lain adalah apendisitis akut, kolesistitis akut, pankreatitis akut, obstruksi usus, ruptur aneurisma aorta, trauma abdomen, dan kolik ginjal. Kondisi-kondisi ini sering kali memerlukan diagnosis yang cepat dan akurat untuk memastikan keputusan klinis yang tepat, seperti merujuk pasien ke rumah sakit rujukan atau melakukan tindakan darurat di tempat. Namun, salah satu kendala utama di layanan primer adalah keterbatasan akses terhadap alat diagnostik canggih seperti CT scan atau MRI, yang biasanya hanya tersedia di rumah sakit besar. Oleh karena itu, USG Abdomen (Ultrasonografi Abdomen) menjadi alat diagnostik yang sangat bermanfaat di layanan primer. USG Abdomen merupakan metode pencitraan non-invasif yang menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambar organ dalam, dan sangat efektif dalam mendiagnosis berbagai kondisi abdomen

#kegawatdaruratan di layanan primer
#Interpretasi USG Abdomen pada Berbagai Kegawatdaruratan di Layanan Primer
#interpretasi USG Abdomen

Target Peserta

Check icon
Semua Profesi Lainnya
Check icon
Semua Profesi Nakes (4.5 SKP)

Tujuan Webinar

peningkatkan pemahaman dan keterampilan tenaga medis di layanan primer dalam menginterpretasikan hasil USG Abdomen pada berbagai kondisi kegawatdaruratan. Melalui pembahasan studi kasus nyata dan teknik diagnostik terkini, peserta diharapkan mampu melakukan diagnosis yang lebih cepat dan akurat, serta memberikan penanganan yang tepat dalam situasi darurat abdomen.

Kompetensi

Deteksi Cepat Aspendisitis Akut melalui USG Abdomen di Layanan Primer

USG Abdomen dalam Penanganann Trauma Tumpul : Identifikasi Perdarahan Intra-Abdomen

Evaluasi Kegawatdaruratan Hepatobilier: Identifikasi Kolelitiasis dan Koledokolitiasis dengan USG 

Tanggal Pelaksanaan

Jumat, 22 November 2024 pukul 17:00 s/d Sabtu, 23 November 2024 pukul 16:59

No Kontak Penyedia Webinar

Konten Webinar

Konten yang akan diajarkan dalam Webinar ini antara lain:
1.
Deteksi Cepat Aspendisitis Akut melalui USG Abdomen di Layanan Primer
Oleh:
MUHAMMAD ILHAM
https://drive.google.com/drive/folders/1L01iJRf5mL_DeQ4xGI3ofG55ttS7H6_s
Jumat, 22 November 2024 pukul 17.00 - Sabtu, 23 November 2024 pukul 16.59
Online
2.
USG Abdomen dalam Penanganann Trauma Tumpul : Identifikasi Perdarahan Intra-Abdomen
Oleh:
MUHAMMAD ILHAM
https://drive.google.com/drive/folders/1L01iJRf5mL_DeQ4xGI3ofG55ttS7H6_s
Jumat, 22 November 2024 pukul 17.00 - Sabtu, 23 November 2024 pukul 16.59
Online
3.
Evaluasi Kegawatdaruratan Hepatobilier: Identifikasi Kolelitiasis dan Koledokolitiasis dengan USG
Oleh:
MUHAMMAD ILHAM
https://drive.google.com/drive/folders/1L01iJRf5mL_DeQ4xGI3ofG55ttS7H6_s
Jumat, 22 November 2024 pukul 17.00 - Sabtu, 23 November 2024 pukul 16.59
Online
Yang Anda dapatkan di webinar ini :
JPL6 JPL
Satuan Kredit Profesi (SKP)4.5 Satuan Kredit Profesi (SKP)
total durasi0 Menit total video Pembelajaran
bahan bacaan0 Bahan bacaan
konten0 Konten dapat diunduh
sertifikatSertifikat kelulusan

Ulasan Webinar dari Peserta

0
0/5 (0 Ulasan)
0%
0%
0%
0%
0%
300
Peserta sudah mengikuti Webinar ini